kebahagiaan apa yang menyakitkan?



Bukan kah kita emng harus tau kapan waktunya menyerah?

Tapi, disaat ingin menyerah, kenapa ada aja something yang buat kita bertahan?

Apakah cobaan atau emng kita yang berharap?


Ikhlas?

Ada kata2 di salah satu sosmed seperti ini:

"Ikhlas itu bohong. yang ada hanya terpaksa, lalu lama2 akan terbiasa"

Ya, 100000% gua setuju!

Ada juga yang bilang, kalau sayang sm seseorang, dia bahagia, kt juga bahagia. THATS BULLSHIT !

Dia bahagia ga sama kita, LU BISA BAHAGIA KRNA PERNYATAAN ITU?

GA AKAN LU BAHAGIA KRNA PERNYATAAN ITU. yang ada lu terpaksa merelakan. lu terpaksa dengan semua2nya. Lu hanya bisa terima kenyataan kalau dia ga bahagia sm lu. Lu cuma bisa terima fakta fakta negatif. dengan fakta2 negatif,  MASIH BS BAHAGIA?



Comments

Popular Posts