Salah siapa?
Bukan. Semua ini terjadi bukan salah dia. Kamu yang menolak untuk salah karena sakit hati. Lalu apakah sebelumnya, ada terpikir di benakmu kalau dia juga sakit hati dengan semua yang terjadi sekarang?
Dia hanya mengikuti alur hidupnya. Kamu sakit hati karena dia pergi meninggalkan mu? Coba tanya diri kamu sendiri. Siapa yang meninggalkan siapa. Siapa yang paling sakit hati?
Kamu lebih sakit hati? Untuk sekarang. Untuk kemarin? Dia yang lebih sakit.
Kamu meninggalkan dia, dan sekarang kamu yang mengemis? Hidup memang selucu itu. Kamu baru tau dia sangat berharga dihidupmu setelah kamu kehilangan dia.
Dan sekarang kamu akan membenci dirimu sendiri. Setelah mengingat semua yang telah kamu perbuat. Kamu akan menyalahkan dirimu setiap hari. Kamu akan menyesal setiap hari.
Tidak ada yang peduli, cantik. Kamu harus mengubah overthinking mu sendiri. Yang dunia tau, memang kamu yang salah. Tidak perlu menunggu keajaiban.
Semua sudah terjadi. Dia sudah berjuang untuk mempertahankan mu saat itu, tapi kamu menolak uluran tangannya.
Sudah terlambat untuk mnyesal. Dia sudah menjalani hidupnya yang baru tanpa kamu. Bukankah yang seharusnya kamu lakukan hanya mendoakan yang terbaik untuknya? Mendoakan agar dia bahagia dengan pilihannya?
Comments
Post a Comment